Pemimpin Kudeta Prioritaskan Kecurangan Pemilu dan Penanggulangan Covid-19

Pemimpin Kudeta Prioritaskan Kecurangan Pemilu dan Penanggulangan Covid-19
Kamis, 04 Februari 2021

Naypyidaw, Myanmar. Pemimpin Negara dan Jenderal Angakatan Darat (AD) Myanmar, Min Aung Hlaing mengatakan rezimnya akan memprioritaskan penyelidikan dugaan kecurangan pemilihan umum (Pemilu). Kemudian penanganan pandemi Covid-19) dan perekonomian.

Petugas medis Myanmar mengaku sedih karena pandemi Covid-19 belum selesai namun banyak kerumunan di ibukota Naypyidaw, Myanmar, Kamis (4/2/2021). Ist.
Demikian dilaporkan suratkabar pemerintah, Global New Light of Myanmar di ibukota Naypyidaw, Rabu (3/2/2021). Pemimpin Myanmar, Min Aung Hlaing mengumumkan langkah itu di rapat kabinet barunya di ibukota Naypyitaw, Selasa (2/2/2021) waktu setempat.

Militer Myanmar sebelumnya mengatakan dua alasan menggulingkan Pemimpin Negara (Aung San Suu Kyi) dan Presiden Myanmar (Win Myint). Pertama, pemerintah sipil gagal menyelidiki tuduhan yang dilontarkan militer atas dugaan kecurangan Pemilu pada November 2020. Kedua, masa darurat hanya satu tahun untuk mempersiapkan Pemilu yang lebih jujur dan adil.

Mahasiswi kedokteran Myanmar belajar pakai buku lagi karena internet sedang dibatasi pemerintah militer Myanmar. Ist.
Pemilu Myanmar akhir tahun lalu, partai Liga Demokrasi Nasional (NLD) dipimpin Suu Kyi merebut 396 dari 476 kursi Majelis Rendah dan Majelis Atas parlemen Myanmar. Sedangkan oposisi utama, Partai Pembangunan Solidaritas Persatuan didukung militer, hanya raih 33 kursi.

Padahal militer di parlemen Myanmar disebut Tatmadaw. Otomatis mendapat alokasi 25 persen kursi di majelis gabungan di luar Pemilu Myanmar. (int/nur)

Open Comment
Close Comment

Belum ada Komentar untuk "Pemimpin Kudeta Prioritaskan Kecurangan Pemilu dan Penanggulangan Covid-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel