Beijing Pinta Separatis Taipei Hentikan Provokasi

Beijing Pinta Separatis Taipei Hentikan Provokasi
Rabu, 27 Januari 2021

Beijing, Tiongkok. Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menjawab santai kerisauan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, mengenai latihan militernya di dekat wilayah Taiwan. Disampaikan di Beijing, Tiongkok, Rabu (27/1/2021) waktu setempat.

Tentara wanita PLA RRT dalam parade militer di Beijing, Tiongkok yang diadakan setiap tahun. Ist.

Pemerintah Beijing menyebut latihan itu sebagai, “peringatan serius untuk pasukan eksternal”. Setelah pemerintah baru AS yang dipimpin Joe Biden, menyatakan dukungan kuat untuk Taiwan lepas dari Beijing.

 

Tiongkok selama ini memandang Taiwan yang demokratis itu, sebagai bagian dari wilayahnya yang suatu hari harus dipersatukan kembali. Bahkan dengan kekerasan milliter jika dirasa perlu.

 

Departemen Luar Negeri (LN) AS mengatakan di Washington DC, Sabtu (23/1/2021), berkomitmen mendukung Taiwan dengan "sangat kuat". Selaras aduan Taipei ke Washington DC, ihwal segerombolan pesawat bomber dan jet tempur dan Tiongkok, telah terbang santai ke zona pertahanan udara Taiwan.

 

Taiwan mengeluarkan peringatan dengan mengerahkan sonar dan mengunci pakai sistem rudal pertahanan udara, tepat ke semua gerombolan Angkatan Udara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA). Walaupun gerombolan pesawat PLA tetap santai menyatroni udara Taiwan.

 

Aksi militer PLA itu, juga didukung pesawat tempur pemburu kapal selam pembawa hulu ledak nuklir, Sabtu (23/1/2021).

 

Pemerintah Beijing memberikan keterangan pers jika hanya latihan militernya di sekitar Taiwan. Hanya latihan seperlunya untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas territorial RRT.

 

“Itu (latihan, Red) sungguh-sungguh memperingatkan pasukan eksternal untuk menghentikan gangguan dan dengan tegas memperingatkan. Pasukan separatis Taipei untuk menghentikan provokasi,” kata Zhu Fenglian, juru bicara Kantor Urusan Taiwan RRT di Beijing.

 

Zhu menekankan Tiongkok memiliki opsi untuk mengambil semua tindakan. Demi menangani gangguan dari AS dan Taiwan, termasuk penggunaan kekuatan.

 

Sementara itu, Republik Singapura yang kekurangan tanah untuk latihan milliter, punya kerjasama dengan Taipei untuk meminjam tanah di Taiwan. Pihak Singapura meminta Beijing, memberi tahu pihaknya jika RRT ingin menyerbu Taiwan. Supaya semua aset Singapura dapat dikeluarkan semua dahulu dan Beijing menyambut uluran persahabatan Singapura.

 

Taiwan terpisah dari Tiongkok di akhir perang saudara tahun 1949. Sampai hari ini di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh Beijing. Washington mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke Tiongkok di tahun 1979. Akan tetapi AS tetap menjadi sekutu tidak resmi dan pendukung militer terpenting Taiwan. (int/nur)


Open Comment
Close Comment

Belum ada Komentar untuk "Beijing Pinta Separatis Taipei Hentikan Provokasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel